Arhan melarikan diri dari mobil tahanan setelah melakukan kasus narkotika

Palembang –
Seorang tahanan di bawah pengaruh obat-obatan di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, Arhan Nurdin (28) melarikan diri setelah menderita persidangan di PN Sekayu. Dia melarikan diri dengan memecahkan jendela mobil tahanan.

Informasi Diterima Menurut AFP Arhan melarikan diri dari kendaraan Kejaksaan pada hari Kamis, 11 November, sekitar pukul 18:30, waktu WIB. Arhan memecahkan kaca mobil dengan bantuan busi yang disiapkan sejak awal.

Setelah Arhan keluar dari mobil penjara, ternyata ada sepeda motor tergeletak di belakang. Dia segera berjalan di atas gas dan melarikan diri.

"Kejadian itu benar, itu adalah seorang narapidana dari kantor kejaksaan (Sekayu). Tahanan melarikan diri setelah persidangan, ia memecahkan jendela. angin sepoi-sepoi, "kata penyidik ​​kepolisian Musi Banyuasin, Deli Haris AKP, menyusul permintaan konfirmasi Jumat (7/12/2019).

Untuk kejadian ini, penyidik ​​telah melakukan tempat kejadian perkara dan telah mewawancarai sejumlah saksi, termasuk penjaga kendaraan jaksa bus.

"Ditahan dalam kasus narkoba, kami bekerja di TKP dan sekarang kami fokus pada" Laporan tersebut awalnya diterima oleh kepala polisi (AKBP Andes Purwanti), "kata Deli Haris

Untuk mengetahuinya, Arhan Nurdin adalah seorang terpidana pembunuhan di Lubuklinggau, tetapi selama 2 tahun terakhir ia berada di kelas II B Sekayu Lapas, dan selama penahanannya Arhan telah bertindak karena Dia terlibat dalam transaksi narkoba di sebuah penjara.

Arhan ditangkap pada bulan April ketika dia berada di penjara Kelas II Sekayu ketika dia menggunakan metamfetamin. Arhan mendapat sabu dari seorang pengunjung saat penyelundupan ke Pempek, jadi Arhan harus menjalani persidangan baru.

(ras / gambar)

Related posts

Leave a Comment