James Monsees, orang paling berpengaruh di dunia yang menyesal tidak pernah merokok

. Dia mengakui bahwa dia banyak merokok ketika masih muda.

Seiring waktu, ia menyadari bahwa bahaya merokok tidak memengaruhi dirinya sendiri, tetapi orang lain. Asap rokok konvensional yang ia idam-idamkan dapat menyebabkan penyakit pada orang lain atau perokok pasif, seperti masalah pernapasan dan kanker.

"Saya selalu merasa bersalah ketika saya merokok untuk pertama kalinya. Di masa lalu, saya sangat suka merokok, tetapi setelah beberapa saat, saya menyadari bahwa merokok itu tidak cukup. yang tidak merokok) ke tempat saya tinggal di Amerika Serikat, "kata James dalam wawancara eksklusif di Four Seasons Hotel, Jakarta, yang ditulis Kamis (7/11/2019).

Selain itu, James mengaku tidak suka menyakiti orang lain. Dalam hal ini, sakiti orang lain dengan memaparkan mereka pada asap rokok ketika mereka merokok.

"Saya juga tidak ingin melukai orang lain (karena asap rokok)," kata James, yang adalah Product Manager di JUUL Labs.

Related posts

Leave a Comment