Menjelajahi Potensi Pariwisata di Kalimantan Selatan, Kemenpar Fokus Mengatasi 3 Aspek Penting


Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya memanfaatkan potensi pariwisata Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan (Kalimantan Selatan). Akibatnya, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Daerah telah bertemu untuk membahas pariwisata di Kalimantan Selatan, yang mencakup tujuan, pemasaran, dan lembaga.

"Pariwisata di Kalimantan Selatan memiliki potensi yang sangat besar. Rapat koordinasi regional di Kalimantan Selatan sangat berguna untuk mendorong pengembangan pariwisata di sini. Diskusi penting di sini," kata Rudi Resnawan, Deputi Gubernur provinsi Kalimantan Selatan, dalam pernyataan tertulis Rabu, 14/08/2014.

Dalam Rapat Koordinasi Regional Kalimantan Selatan yang diadakan di Best Western Kindai Hotel, Banjarmasin, Selasa (Selasa) 13/08/2019), Rudi menganggap bahwa Kalimantan Selatan memang memiliki potensi tujuan yang besar. Untuk atraksi, Pegunungan Meratus akan didorong untuk menjadi anggota Global Geopark UNESCO.

Menurut Rudi, Pegunungan Meratus saat ini adalah Geopark Nasional. Daerah ini memiliki luas 600 kilometer persegi. Secara geografis, itu meluas di lebih dari 8 kabupaten, seperti Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Kotabaru, Banjar dan Tapin.

Pegunungan Meratus penuh dengan flora dan fauna. Dengan hutan pegunungan yang rendah, keanekaragaman vegetasi sangat tinggi. Ada jenis vegetasi Meranti, Agathis, Kanari, Durian dan Kempas. Flora nabati terdiri dari Matoa, Jual, Bilaran Tapah dan Mundar. Untuk hewan, seperti harimau Dahan, tupai terkecil di dunia, hingga kadal dan amfibi baru.

"Dewan Koordinasi Regional Kalimantan Selatan sangat positif untuk pengembangan pariwisata di kawasan ini dan kawasan ini akan didorong untuk menjadi tujuan potensial." Seperti Pegunungan Meratus. Tempat ini luar biasa karena menyajikan beragam flora dan fauna. Ada juga budaya yang eksotis, "kata Wakil Menteri Pengembangan Pariwisata, Dadang Rizki Ratman.

Untuk mendukung daya tariknya, lanjut Dadang, keran aksesibilitas terbuka lebih luas. Jumlah dan frekuensi penerbangan internasional meningkat. Rencananya, Bandara Internasional Syamsudin Noor, akan langsung terhubung ke kota-kota besar di negara asing. Sebagai tanggapan terhadap konsep tujuan, pariwisata nomaden akan diterapkan.Glamping, Homepod dan lain-lain Varian ideal berada di pusat agenda.

"Menteri Pariwisata sangat mengerti. Konsep wisata nomaden ideal di Kalimantan Selatan. Semua aspek menguntungkan. Dengan pengalaman seperti itu, arus wisatawan akan meningkat. Selain itu, upaya terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah penerbangan langsung internasional, "kata Dadang.

Dadang menambahkan bahwa, untuk meningkatkan potensi penuhnya, konsep pemasaran juga telah dikembangkan. Pemasaran akan menerapkan konsep pariwisata digital Karena wisatawan sangat bergantung pada digital Semua kegiatan pariwisata dilakukan secara digital

"Pariwisata digital akan diterapkan secara lebih masif. Tujuannya adalah mengikuti perkembangan zamannya. Infrastrukturnya juga bagus di sana, "katanya.

Selain fisik, Dadang, Kemenpar juga menyiapkan potensi sumber daya manusia (SDM). untuk meningkatkan dan menjaga kualitas sumber daya manusia, program studi pariwisata (kurikulum) akan dibentuk di Kalimantan Selatan dengan tujuan mendidik personel yang andal dan berkualitas di lapangan. Kemudian, mereka yang secara profesional akan mengelola potensi wisata penuh mereka.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, berbicara pada rapat koordinasi berjudul "Arah kebijakan pengembangan pariwisata menyambut kunjungan Kalimantan Selatan 2020 ", menganggap potensi Kalimantan Selatan sangat positif .. Pariwisata di Kalimantan Selatan akan berkembang secara optimal dengan potensi yang baik, dari alam hingga keahlian memasak Seluruh Budaya

"Pariwisata di Kalimantan Selatan akan berkembang secara optimal. Potensinya sangat bagus. Alam, budaya, dan keahlian memasak sangat luar biasa. "Salah satu daerah sangat lengkap dan alami, dan dengan tambahan akses internasional langsung, potensi akan lebih optimal," tambahnya.

Selain Kemenpar dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Sekretaris Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris dan Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan juga menghadiri pertemuan tersebut. koordinasi, kepada bupati Barito Kuala Noormiliyani AS. Juga bergabung dengan Wakil Kepala Selatan Hulu Sungai Syamsuri Arsyad dan Kepala Bappeda Kalimantan Selatan Nurul Fazar Desira. Peserta lebih lengkap dengan kehadiran Kepala Dinas Kalimantan Selatan dan Pemerintah OPD Provinsi Kalimantan Selatan, serta Presiden Asosiasi Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan.

Tonton video " Untuk mengantisipasi Ramadhan, Kemenpar menyiapkan" Pesona Reuni 2019 "" [ "
[Gambas: Video 20detik]
(Akn / ega)

Related posts

Leave a Comment