Pelabuhan Indonesia II menyambut siswa untuk mengetahui kepulauan

Kegiatan untuk siswa Mengenal nusantara berlangsung di Museum Bahari Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC sekali lagi memfasilitasi kegiatan siswa yang berkenalan dengan negara kepulauan (SMN). Sebanyak 23 siswa terpilih dari Palangkaraya, di Kalimantan Tengah, diterima oleh anak perusahaan Palembang, IPC. Pelepasan dan pemindahan tanggung jawab semua peserta kepada sepengetahuan para siswa nusantara dilakukan di Museum Bahari Indonesia di Jakarta.

"Dari 23 siswa ini, 3 dari mereka cacat, mereka ditemani oleh 3 guru yang sama-sama cacat," kata Direktur Sumber Daya Manusia IPC Rizal Ariansyah, tentang pemecatan tersebut. dari NMS di Museum Bahari Indonesia dalam siaran pers Republika.co.id diterima, Rabu (14/8).

Di Palembang, siswa mengambil bagian dalam serangkaian acara dengan sejumlah lembaga, seperti Angkatan Laut, Kantor Berita Antara dan TVRI. Mereka akan berada di Palembang dari 15 hingga 22 Agustus 2019.

Di Palembang, mereka tinggal di rumah-rumah penduduk yang menjadi orangtua angkat mereka. Program SMN adalah serangkaian kegiatan program BUMN yang hadir untuk negara, diprakarsai oleh Kementerian Negara BUMN. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa kebanggaan dan cinta kepada para siswa di tanah air sejak usia dini.

Untuk IPC, kegiatan rutin tahunan sekaligus implementasi dari program Perawatan Pendidikan IPC. Setelah serangkaian acara di mana mereka akan berpartisipasi, Rizal berharap para siswa akan menyampaikan kebanggaan dan cinta tanah air kepada rekan-rekan mereka, baik di sekolah maupun di rumah.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta NMS pada 2019 akan menerima informasi tentang pertahanan nasional dan kebijakan pertahanan nasional, dengan dukungan Angkatan Laut Indonesia. Pelatihan jurnalistik juga diberikan oleh staf kantor berita Antara.

Apogee para peserta menghadiri upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019, di halaman IPC cabang pelabuhan. dari Palembang ke Boom Baru. Melalui program ini, siswa diperkenalkan dengan keanekaragaman budaya dan tradisi, serta melihat dari dekat kehidupan penduduk Palembang, ribuan mil dari tempat asal mereka.

Mereka juga diundang ke beberapa tempat menarik di Sumatera Selatan, seperti Kota Olahraga Jakabaring, Pulau Kemaro, dan pusat kerajinan tangan Songket yang unik di Palembang. Sebelumnya, IPC juga memberikan pelatihan kepada siswa Sumatera Selatan terpilih yang dikirim ke Kalimantan Tengah.

Selama briefing, IPC menyarankan untuk selalu antusias tentang semua kegiatan dan jangan lupa untuk menjaga kesehatannya agar memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu dengan siswa. dari Kepulauan. Pembekalan mahasiswa Sumsel juga dilakukan dengan menyediakan bahan-bahan seperti koper, ransel, pakaian, topi dan alat tulis.

"Pada dasarnya, kami ingin mempromosikan semangat cinta untuk tanah air, termasuk memperkenalkan keragaman tradisi dan budaya," tambah Rizal.

Related posts

Leave a Comment