Tidak diproduksi, 45 ribu konsumen tertarik untuk memiliki MINI Cooper Electric

Liputan6.com, Jakarta – Menggunakan teknologi BMW i3, MINI Cooper SE menerima respons positif dan menerima banyak pesanan. Itulah yang dikatakan Elena Eder, manajer proyek untuk mini listrik.

"Hingga kini, kami sudah memiliki lebih dari 45.000 pelanggan," kata Elena Eder, dilansir Autoevoluton, Kamis (15/08/2019).

Selain itu, Elena menegaskan bahwa produksi listrik MINI yang baru akan dimulai 1 November 2019 di Oxford.

Khususnya di Inggris, uang muka yang harus dikeluarkan pembeli untuk menjadi orang pertama yang mendapatkan Cooper SE adalah £ 500.

Sebagai kendaraan yang ramah lingkungan, mobil mungil ini menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 181 Tk dan torsi 270 Nm. Berkat penggerak roda depan, MINI Cooper SE dilengkapi baterai 32,6 kWh mampu menempuh jarak 235 hingga 270 kilometer.

Related posts

Leave a Comment