Wisata ekologis Mandiangin, ibukota Kalimantan Selatan menarik banyak wisatawan


Banjar – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pesona eksotis Bumi Barakat di Kabupaten Banjar telah membangkitkan kekaguman khusus dari pengunjung, terutama untuk tujuan ekowisata Mandiangin Tahura, Sultan Adam, yang telah dia kunjungi.

lagi, seakan memperkuat kontak alam dalam bentuk penghijauan, "kata Arief dalam keterangan tertulis, Selasa (13/8/2019).

" Atmosfer Hijau memainkan peran penting dalam keberadaan objek wisata. Kami yakin itu (penghijauan) "modal pariwisata. Pohon akan lebih produktif dan lebih makmur daripada pembantaian," tambahnya.

Setelah itu, Arief mengunjungi Pesanggrahan Belanda. Beristirahat di puncak Pegunungan Meratus sejak zaman Belanda, yang menawarkan pemandangan indah. Pegunungan Meratus telah menjadi Geopark Nasional sejak 30 November 2018 dan mengajukan Global Geopark (UGG) UNESCO.
Ia menegaskan bahwa sejumlah daerah di Indonesia yang didedikasikan untuk memperkuat sektor pariwisata dan jasa sebagai sumber pendapatan telah terbukti mampu meningkatkan independensi mereka. . kemajuan ekonomi masyarakat dan daerah.

"Oleh karena itu, Kalimantan selatan, yang masih memiliki hutan besar, juga harus dilestarikan dan dilestarikan sebagai dukungan bagi pariwisata di masa depan," katanya.

Promosi pariwisata juga harus ditingkatkan secara terus menerus. dengan cara yang lebih kreatif. Misalnya melalui media digital.

"Saya pernah mendengar bahwa di Kalimantan Selatan, ada satu generasi atau semacam komunitas media digital. Sekarang, ini harus terus didukung untuk berkontribusi pada promosi pariwisata di Kalimantan Selatan, "katanya. Kunjungan Arief ke Banjar didampingi sejumlah pejabat dari teras daerah. Di antara mereka adalah asisten Ekobang I Gusti Nyoman Yudiana, yang bertanggung jawab untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Haris Rifani, yang bertanggung jawab untuk komunikasi, informasi, statistik dan penyandian (HMIS) HM Farid Soufian, kepala Disperindag I Gusti Made Suryawati dan kepala Satpol PP HM Ali Hanafiah.

Di lokasi ini, Arief meletakkan batu fondasi untuk pembangunan paviliun pariwisata dan hewan liar yang dibebaskan.

Tonton video " Untuk mengantisipasi Ramadhan, Kemenpar sedang mempersiapkan" Pesona Tanah Air 2019 ""
[Gambas:Video 20detik]
(idr / idr)

Related posts

Leave a Comment